Himawari Goes To Malang


Halo, 皆ã�•ã‚“! Himawariors akhirnya bisa jalan-jalan bareng satu himpunan nih. Bahkan perjalanan kali ini sudah lintas provinsi loh! Yak, pada tanggal 12 September 2014 kemarin, kami rame-rame pergi ke Malang, tepatnya ke Universitas Brawijaya. 
UB Malang (sumber: http://himawari.fib.undip.ac.id/wp-content/uploads/2014/09/UB.jpg)
Jalan-jalan kok ke universitas? 😮
Eits, ini bukan sekedar jalan-jalan biasa 皆�ん, tapi kami juga belajar tentang keorganisasian bareng teman-teman dari HMJ Sastra Jepang UB. Gampangnya nih, kegiatan ini disebut “Studi Banding� atau disingkat jadi Stuban, yang merupakan salah satu program kerja dari Departemen Humas. Selain Himawariors, ada juga salah seorang dosen yang ikut serta mendampingi kami, yaitu Budi Sensei.
Persiapan keberangkatan @ GSG

Pukul 22.00, kami berangkat menggunakan bis dari Undip Tembalang, dan sampai di Malang dengan selamat sentosa sekitar pukul 8.00. Sebelum ke UB, kami mampir di rumah makan untuk sarapan bareng dan mandi dulu biar kece. Setelah semuanya siap, kami kembali melanjutkan perjalanan menuju UB. 

Singkat cerita, sampailah Himawariors di UB Malang~ Di sini kami sempat mengalami culture shock /halah/. Soalnya UB dan Undip itu lingkungan kampusnya beda banget. Di UB, 皆ã�•ã‚“ bisa mampir-mampir ke fakultas lain dengan jalan kaki. Nah…. Kalau undip? Yak, silahkan jawab sendiri :â€�
Kami pun disambut oleh pengurus HMJ Sastra Jepang UB dan dipandu menuju gedung FIB. Tak lama setelah itu, acara stuban pun dimulai. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dari MC dan sambutan-sambutan, mulai dari Ketua Jurusan dan Ketua Program Studi Sastra Jepang UB, Dosen Pembina kami yaitu Budi Sensei, hingga Ketua Himpunan dari kedua himpunan yaitu Bang Umar (UB) dan Kak Nisfah (Undip). Pada sesi sambutan ini, Sastra Jepang Undip dan UB berharap hubungan keduanya dapat terus terjalin. Setelah sambutan selesai, kami disuguhi dengan penampilan Odori dari teman-teman Badai Yosakoi. 

Sambutan Kaprodi Sastra Jepang UB
Sambutan Budi Sensei (Dosen Pembina Himawari)
Badai Yosakoi
Gimana penampilan Badai Yosakoi 皆�ん? ��� ���� kan?
Nah, acara selanjutnya adalah pemaparan proker Himawari. Pemaparan dilakukan pada pukul 10.20 oleh BPH dan tiap departemen secara bergantian, mulai dari PSDM, Ekonomi dan Bisnis, Riset, Humas, Bakat dan Budaya, hingga Pengabdian Masyarakat. Setelah itu ada sesi tanya jawab. Struktur organisasi dan proker yang berbeda membuat teman-teman UB dengan antusias menanyakan proker demi proker. Para Ketua Departemen Himawari pun dengan sigap menjawab semua pertanyaan. 

Pemaparan proker departemen Bakat Budaya Himawari

Sesi tanya jawab

 Puas dengan sesi tanya-jawab, acara pun sampai pada sesi ISHOMA. Ada yang sholat terlebih dahulu, ada pula yang makan siang sambil ngobrol ringan dengan teman-teman UB. Usai ISHOMA, Himawari yang gak mau kalah sama Badai Yosakoi, juga ikut mempersembahkan penampilan dari teman-teman Odori Himawari. Suasana pun kembali mencair dengan hadirnya Odori.

 

Odori Himawari Undip

Acara dilanjutkan dengan pemaparan proker dari teman-teman UB. Pada sesi ini, Bang Umar menjelaskan perbedaan antara HMJ Sastra Jepang Undip dan UB. Salah satunya tentang divisi atau departemen. Di UB hanya memiliki 4 divisi, yaitu Public Relation, HRD, Fundraising, dan Culture and Education. Perbedaan ini pun ikut mendorong ketertarikan Himawariors untuk bertanya lebih lanjut. Di sini kami luapkan semuanya, mulai dari sharingpengalaman, curhat tentang proker, sampai cerita-cerita lucu yang mengundang gelak tawa para peserta stuban. Sesi tanya-jawab pun berlangsung dengan seru.
Perkenalan Divisi Public Relation HMJ Sastra Jepang UB

Setelah semangat berdiskusi, Himawari kembali menyuguhkan penampilan dari trio akustik. Bagai berbalas pantun, setelah menikmati penampilan akustik, UB juga mempersembahkan penampilan duo akustiknya. Penampilan diakhiri dengan nyanyi bareng lagu Wherever You are dari One OK Rock.

Trio akustik Himawari
Duo akustik HMJ Sastra Jepang UB
Usai sudah kegiatan stuban di UB kali ini, çš†ã�•ã‚“. Rangkaian acara pun ditutup pada pukul 15.00 dengan penyerahan kenang-kenangan dari kedua himpunan, salam-salaman, dan foto bersama.
Penyerahan kenang-kenangan kaligrafi kanji arashi dari HMJ Sastra Jepang UB
Penyerahan kenang-kenangan T-shir Undip dari Himawari
Salam-salaman sebelum pulang

Foto bersama Himawari dan HMJ Sastra Jepang UB
Stuban pun resmi selesai~ Eits, tapi masih ada rangkaian acara setelah ini. Yuhuuu, it’s Jalan-jalan Time!!! /party/
Ketika langit sudah mulai senja /tsaah/, kami mampir lagi ke rumah makan untuk beristiharat, makan malam, sholat, dan tentunya belanja oleh-oleh khas Malang~ Para kaum hawa yang bernaluri yang-penting-murah pun langsung menyusuri rak demi rak sambil menenteng keranjang belanja dengan penuh sukacita.
Setelah puas berbelanja, kami langsung menuju BNS. Di sana kami berpencar karena diberikan free time oleh pihak tour. Ada yang mencoba wahana ayunan terbang, rumah hantu, taman lampion, dan sebagainya. Karena free time yang terbatas, sekitar pukul 22.00, kami pun menyudahi perjalanan panjang kami di Malang untuk kembali ke Semarang.
@ BNS Malang
Semoga kegiatan stuban ini bisa menambah wawasan Himawariors tentang dunia organisasi dan juga mempererat hubungan persahabatan antara Himawari dan HMJ Sastra Jepang UB.
Terimakasih sebanyak bintang-bintang di angkasa untuk Himawariors dan teman-teman UB! ^^

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *