Workshop Entrepreneurship 2017

Konnichiwa, minasan!

Di postingan Himawari kali ini, akan membahas program kerja dari Bidang Ekonomi & Bisnis, yaitu Workshop Entreprenurship. Workshop ini diadakan pada hari Sabtu, tanggal 26 Agustus 2017. Workshop tahun ini, mengusung tema “Create Your Teamwork to Be Youthpreneur”, yang berarti “Bentuk Kerjasama Timmu untuk Menjadi Pengusaha Muda”.
Workshop dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama dimulai pada pukul 08.00 WIB, sedangkan sesi kedua dimulai pukul 12.30 WIB. Tujuan sesi ini dibagi yaitu, walaupun jumlah peserta banyak namun workshop tetap kondusif. Walaupun dibagi menjadi 2 sesi, susunan acara tetap berjalan sama.
Seperti workshop pada umumnya, peserta melakukan registrasi ulang sebelum masuk ke ruangan. Setelah waktu menunjukkan pukul 08.30 WIB, workshop dibuka oleh MC, yaitu Helmi Fergian dan Annisa Purwanti, diikuti dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UNDIP bersama dengan para peserta. Kemudian, dilanjutkan dengan sambutan dari Dosen Pembimbing Himawari, yaitu Maharani Patria Ratna, SS, M.Hum dilanjutkan dengan Ketua Himawari 2017 Levy Morris, dan terakhir Ketua Workshop 2017 Blair.

Pembicara pertama adalah Adnan Arsani Hirmawan, pemilik warung makan “Satenan”. Kak Adnan menceritakan bagaimana awal ia memulai usahanya dari bawah, hingga akhirnya sampai sekarang. Walaupun masa-masa yang ia lewati berat, tapi saat bercerita ia tetap terlihat bersemangat. Dibalik ceritanya yang berat ini, ia ingin menyampaikan bahwa suatu usaha tidak akan berhasil jika tidak merasakan pahit-manis perjuangan memulai suatu usaha. Tapi ada juga cerita yang Kak Adnan ini hanya iseng mengirim proposal PKM namun tak disangka lolos dan akhirnya inilah yang menjadi awal dari ia membuka usaha.
Selanjutnya, pembicara kedua adalah Dina Farrasanti, pemilik kerajinan tangan “sibenangjahit”. Walaupun saat menyampaikan materi Kak Dina agak grogi, materi tetap tersampaikan dengan baik. Kak Dina memulai awal usahanya dengan mengerjakan berbagai pesanan menggambar, yang hingga pada akhirnya sampai pada kerajinan tangan, seperti buket bunga yang diperuntukkan kelulusan. Buket bunga ini dikerjakan secara hati-hati dan telaten oleh Kak Dina. Maka tak heran jika hasilnya pun bagus. Bahkan Kak Dina pernah mendapat pesanan dari luar Jawa. Pesan yang ingin disampaikan oleh Kak Dina adalah “Tekuni passion yang kamu punya, dan kembangkan passion itu”. Sebelum lanjut ke sesi praktik, dilakukan penyerahan plakat untuk kedua pembicara serta kenang-kenangan untuk kedua belah pihak.

Selanjutnya, praktik melukis di totebag. Dimulai dengan membagikan totebag polos, kuas dan cat aklirik dalam pallete untuk para peserta. Sebelum peserta memulai melukis, Kak Dina memberikan penjelasan langkah-langkah bagaiman cara melukis di totebag dengan baik dan benar. Peserta telihat bersemangat dan antusias dalam melukis totebag buatan mereka.

Peserta diberi waktu sekitar 30 menit untuk melukis diatas totebag masing-masing yang telah dibagikan. Setelah peserta menyelesaikan praktik melukis ini, dipilih 1 pemenang dengan lukisan terbaik. Tiap sesi diambil 1 orang pemenang yang dipilih langsung oleh Kak Dina.

Terakhir, peserta dan pembicara melakukan sesi foto bersama. Kami mengucapkan banyak terima kasih untuk para peserta yang telah hadir di acara Workshop Entreprenurship, kami berharap ilmu yang didapat dapat memberi manfaat positif. Tidak lupa juga, kami mengucapkan terima kasih pada kedua pembicara yang telah bersedia meluangkan waktunya di acara kami ^_^

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *